Rabu, 22 Nov 2017
You are here: Home Artikel

Ganti Bahasa

Artikel
SMP Islam terbaik Pekanbaru-Satu Semangat Satu Tujuan SMP Islam As-Shofa di Erlangga PDF Cetak E-mail
Jumat, 21 Agustus 2015 12:14


SMP Islam terbaik Pekanbaru-Satu Semangat Satu tujuan smp islam as-shofa Pekanbaru di Erlangga

Sekolah berkualitas selalu diawali dengan manajemen  yang baik,  program kerja berkualitas dan sumber daya manusia  yang cerdas. Sebagai SMP Islam terbaik di Pekanbaru, SMP Islam As-Shofa Pekanbaru selalu mengupayakan pelaksanaan manajemen sekolah dengan baik,  program kerja secara konsisten dan inovatif dan tentunya memiliki sumber daya manusia  yang cerdas dan kreatif.
Untuk  mewujudkan proses belajar mengajar yang berkualitas, Sabtu , 15/8/2015 dilaksanakan  Sosialisasi Program Kerja tahun pelajaran 2015/2016 di Gedung Erlangga Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru.Nur Azizah,ST, S.Pdi, Wakil Kurikulum Umum meyampaikan program kerja guru, MGMP,Supervisi, Kunjungan belajar dan persiapan UN 2016, Munawir Hamidi, S.Ag, wakil Kurikulum Agama menyampaikan program Sholat berjamaah, Tadarus Dhuha bersama, tahfis Al Qur’an, dan beberap program keagamaan untuk guru dan siswa. Rita Yustina, S.Pd, Wakil Kesiswaan menyampaikan program LDKS, KAOS, Tadabur alam, perpisahan, PPDB, FLS2N,  dan O2SN. Sedangkan Aisyah Sriritmiati, S.Pd, Wakil P2MS menyampaikan program  tentang Club prestasi, Adiwiyata, Student performance, dan  beberapa program  P2MS lainnya.    Club bidang study, karya tulis ilmiah, Tahsin,Tahfis, dan Ekstra prestasi merupakan program unggulan.
Guru dan karyawan SMP Islam A-Shofa mengikuti  dengan bersemangat. Di sela-sela penyampaian program, pembawa acara  memberikan Ice breaking dan game seru.  Kepala SMP Islam As-Shofa menyampaikan  bahwa program ini merupakan langkah awal kegiatan kerja kita sepanjang tahun pelajaran 2015/2016.”dengan motto Satu semangat satu tujuan mari kita laksanakan program kerja ini, semoga apa yang kita programkan bisa berhasil dengan baik sesuai dengan apa yang kita harapkan”.amin. mun

LAST_UPDATED2
 
SMP Islam terbaik Pekanbaru-INI CARA SMP ISLAM AS-SHOFA MERAYAKAN HUR RI KE-70 PDF Cetak E-mail
Jumat, 21 Agustus 2015 11:48

SMP Islam terbaik Pekanbaru-ini cara smp islam as-shofa merayakan hut RI ke -70

Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia  berlangsung meriah, seluruh pelosok  negeri menyambut hari kemerdekaan ini denga suka cita. Berbagai kegiatan perayaan diadakan, mulai dengan megadakan upacara bendera sampai mengadakan permainan seru untuk anak-anak dan dewasa . Tidak ketinggalan pula Yayasan  As-Shofa. Diawali dengan Upacara bendera gabungan antara SD,SMP, dan SMA Islam As-Shofa dengan Inspektur Upacara Herman Abdullah, MM, mantan Walikota Pekanbaru dilanjutkan dengan  berbagai  acara seperti lomba masak antara guru dan komite sekolah, lomba baca puisi, dan lomba futsal dengan sarung.
Kegiatan ini berlangsung sangat meriah, para ibu-ibu sibuk masak, anak-anak lomba baca puisi dan bapak-bapak lomba futsal sarung di lokasi yang sama. Kemeriahan tampak disetiap sudut. Disela teriakan penonton futsal terdengar lantunan puisi yang merdu disudut lain dan teriakan ibu-ibu tidak sabar masakan olahan mereka bisa selesai tepat waktu.
Sementara di Lingkungan SMP Islam As-Shofa juga tidak ketinggalan merayaka kemeriahan HUT RI ke- 70 ini. Berbagai  acara diadakan seperti lomba becak gembira, Lomba Engrang, Tarik tambang, Bakiak  dan banyak lomba lainnya.Seluruh peserta didik  SMP Islam AS-Shofa ikut ambil bagian dan meyambut gembira setiap rangkaian kegiatan ini.    
Wakil Kepala Sekolah bidang kesiswaan, Rita Yustina, S.Pd terlihat  sibuk memastikan kegiatan ini berjalan lancar. “ Alhamdulillah,kegiatan ini berjalan lancar dan meriah.Insya Allah ditahun depan kita akan buat acara yang lebih meriah lagi”. mun

LAST_UPDATED2
 
SMP Islam terbaik Pekanbaru-GURU MATEMATIKA SMP ISLAM AS-SHOFA WAKILI INDONESIA KE AUSTRALIA PDF Cetak E-mail
Rabu, 13 Mei 2015 09:30

 

SMP Islam terbaik Pekanbaru-GURU matematika SMP ISLAM AS-SHOFA PEKANBARU WAKILI INDONESIA KE AUSTRALIA

Guru Matematika  SMP Islam A-shofa, Wiwit Muliana, S.Si mewakili Indonesia pada Overseas Training untuk guru matematika dan IPA Se-Indnesia di Victoria University Melbourne, Australia.Tanggal 12 Mei-27 Juni 2015 yang di Taja Oleh Direktorat Jendral Pendidikan Menengah Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Prestasi ini merupakan hal membanggakan SMP Islam As-Shofa  dan Yayasan As-Shofa Pekanbaru, betapa tidak untuk bisa lolos ke Australia saja Miss Wiwit ( demikian Wiwit Muliana dipanggil) harus meyisihkan sebanyak 2.500 orang guru matematika dan IPA Se-Indonesia.

Tahap seleksinya berlangsung sangat ketat, tahap pertama adalah tes tertulis pada tanggal 25 Februari 2015 di SMPN 13 Pekanbaru, dilanjutkan dengan tes wawancara dalam bahasa Inggris melalui jaringan telepon oleh Direktorat Jendral Pendidikan Menengah Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Pada tanggal 24 Maret 2015. Setelah dinyatakan lolos mewakili Indonesia peserta yang berjumlah 60 orang dari seluruh Indonesia ini diberi pembekalan dan bimbingan teknis pada tanggal 29 Maret – 2 April 2015 di Solo, Jawa Tengah.

Selasa pagi, 12 Mei 2015, Wiwit Muliana, S.Si berangkat menuju Australia . Kegiatan yang berlangsung selama 47 hari ini penuh dengan jadwal kegiatan diantaranya Belajar Bahasa Inggris, Belajar Matematika Bahasa Inggris untuk guru dan Kunjungan ke sekolah-sekolah nasional dan standar Internasional di austalia.

Bapak Kepala Sekolah SMP Islam As-Shofa Pekanbaru, Apri Nandes,S.Pd dalam sambutannya pada doa Pelepasan keberangkatan Miss Wiwit mengatakan  semoga Miss Wiwit dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dan dapat menampilkan yang terbaik sehingga dapat memajukan  SMP Islam Terbaik di Pekanbaru.

LAST_UPDATED2
 
Tanda Pengenal Manusia Pada Sidik Jari PDF Cetak E-mail
Senin, 15 November 2010 21:16

 

Saat dikatakan dalam Al Qur'an bahwa adalah mudah bagi Allah untuk menghidupkan manusia setelah kematiannya, pernyataan tentang sidik jari manusia secara khusus ditekankan:

Artinya : "Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang-belulangnya? Ya, bahkan Kami mampu menyusun (kembali) ujung jari-jarinya dengan sempurna." (QS Al Qiyamah : 3-4)

Penekanan pada sidik jari memiliki makna sangat khusus. Ini dikarenakan sidik jari setiap orang adalah khas bagi dirinya sendiri. Setiap orang yang hidup atau pernah hidup di dunia ini memiliki serangkaian sidik jari yang unik dan berbeda dari orang lain.

Setiap orang, termasuk mereka yang terlahir kembar identik, memiliki pola sidik jari yang khas untuk diri mereka masing-masing, dan berbeda satu sama lain. Dengan kata lain, tanda pengenal manusia tertera pada ujung jari mereka. Sistem pengkodean ini dapat disamakan dengan sistem kode garis (barcode) sebagaimana yang digunakan saat ini.

Itulah mengapa sidik jari dipakai sebagai kartu identitas yang sangat penting bagi pemiliknya dan digunakan untuk tujuan ini di seluruh penjuru dunia.

Akan tetapi, yang penting adalah bahwa keunikan sidik jari ini baru ditemukan di akhir abad ke-19. Sebelumnya, orang menghargai sidik jari sebagai lengkungan-lengkungan biasa tanpa makna khusus. Namun dalam Al Qur'an, Allah merujuk kepada sidik jari, yang sedikitpun tak menarik perhatian orang waktu itu, dan mengarahkan perhatian kita pada arti penting sidik jari, yang baru mampu dipahami di zaman sekarang.

LAST_UPDATED2
 
Islam Juga Bisa Trendy..Lho.. PDF Cetak E-mail
Kamis, 11 November 2010 21:29

Ngobrolin seputar tren remaja kayak kita-kita ini, pasti nggak jauh dari persoalan gaya hidup. Mulai cara berdandan sampe berperilaku, remaja nggak pernah kehilangan dunianya yang mesti gaul, beken, en trendi. Dan lucunya sebagian kita suka seenak dengkul ngikutin tren. Asalkan asyik dan populer, tren apa aja dijabanin biar tetep diakui sebagai remaja gaul. Nggak peduli norak, murahan, mahalan, atau bebas nilai. Cuek aja meski ortu, temen, dan lingkungan sekitar nganggap aneh. Namanya juga tren. Pikirnya selalu diawali dari keterasingan. Wuih!, nyomot filsafat dari mana tuh? Ada-ada aja neh!

Dan akhir-akhir ini, tren hiburan dari negerinya Hidetoshi Nakata lagi banyak digandrungi remaja. Popularitas tokoh kartun produk negeri sakura ini kian sulit dihilangkan dari benak kita. Lagi nonton sepakbola, terlintas sosok Kapten Tsubasa dan kiper tangguh Wakabayashi. Mau jalan-jalan tapi nggak pake ongkos, inget ‘Pintu Kemana Saja’ punya Doraemon. Atau terbang pake ‘Baling-baling Bambu’. Pas lagi marah banget, pengen punya kekuatan Super Saiya Songgoku plus ‘Kungfu Peremuk Tulang’-nya Chinmi. Giliran kehilangan dompet, nyariin Detektif Conan atau paling nggak Detektif Kindaichi untuk dimintai bantuan. Wis pokok komplit dah!

Nggak cuma tokoh kartun, mainan anak-anak jepang juga populer di lingkungan adek-adek kita. Ada mobil balap Tamiya yang melesat cepat dalam sirkuit layaknya balap Formula 1. Ada juga gangsing model baru yang dikenal dengan julukan Bey Blade. Terbuat dari plastik yang dilengkapi lempengan logam di pinggirnya yang bisa mengeluarkan percikan api jika beradu dan nggak pake tali untuk memutarnya. Atau Yoyo modern yang juga terbuat dari plastik dan bisa nyala ketika berputar. Nggak ketinggalan kendaraan Sinchan alias otophet yang juga ikut beken.

Selain dari Jepang, tren budaya Barat juga sering menyapa remaja muslim via tayangan televisi. Bombardir iklan yang membidik pasar remaja menggiring generasi muda untuk terjun dalam gaya hidup konsumerisme. Gaya hidup yang memaksa remaja untuk gila belanja produk-produk terbaru biar nggak ketinggalan zaman. Telgam polyphonic yang dilengkapi camera, t-shirt tang top yang full pressed body, atau makan fast food seolah menjadi symbol remaja trendi. Tengsin dong kalo masih nenteng ponsel monophonic. Apalagi nggak punya ponsel. Malu!

Gaya hidup maksimalis dalam menikmati hidup, juga kian santer di lingkungan remaja. Liburan, udah nggak jamannya ngerjain tugas sekolah atau berkutat di perpustakaan nyari referensi. Kalo ada duit, berlibur ke luar negeri kudu jadi prioritas. Kalo bokek, cukup menikmati alam kebebasan gaya pengembara China Kwai Chang Kaine yang murah meriah. Bermodalkan panci butut, tas ransel pinjeman, atau slayer dari lap pel, pede nyabotase pick up/truk kosong untuk sampe di tujuan. Kalo perlu, jalan kaki sampe gempor. Niatnya sih mau hiking, tapi tuh badan malah tambah ceking. Mentang-mentang ngefans sama Aming. Hehehe… (ayo ngaku aja, bukan nuduh lho!)

Mumpung masih muda, nggak sedikit dari kita-kita yang tergoda untuk menjadi bintang. Apalagi jalan pintas menjadi selebriti via tren audisi pelawak atau penyanyi makin menjamur. Potensi remaja dipasung sebatas penampilan modis dan suara merdu. Masa depan remaja pun seolah dipatok di atas panggung hiburan. Bisa-bisa otak remaja kita tetep orisinil nih lantaran jarang dipake. Gaswat euy!

Mengapa jadi tren?

Sobat, kalo di jalan kita ketemu satu orang pake baju dan celana terbalik, kita pasti mikir nih orang mungkin pasien Rumah Sakit Jiwa. Tapi kalo ternyata yang pake pakaian terbalik nggak cuma satu alias banyak, mungkin kita pikir ini gaya berbusana yang lagi tren. Nah lho? Macam mana pula itu?

Yup, pada hakikatnya tren adalah kebiasaan yang dibesarkan media massa sehingga banyak penganutnya. Hal ini pasti melibatkan pihak kapitalis yang menarik keuntungan dari tren yang diangkat ke permukaan. Iya dong. Soalnya mereka yang jualin produk dalam bentuk merchandise, accessories, dan segala pernak-pernik dari tren yang diangkat. Mereka juga yang dapet untung gede dari selebriti muda pendatang baru yang diangkat jadi simbol tren remaja. Dulu, mungkin kita malu pake pakaian warisan ortu yang bergaya tahun 60-an. Tapi ketika dicetuskan trend busana back to sixty terus dipake ama sang idola, kita bangga dan rela merogoh kocek lebih dalam untuk dapetin pakaian model tahun 60-an. Betul?

LAST_UPDATED2
Selanjutnya...
 
« MulaiSebelumnya12BerikutnyaAkhir »

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL